Melihat tali pusat berdarah pada bayi baru lahir sering membuat orang tua panik. Tidak sedikit yang khawatir darah tersebut menandakan infeksi atau adanya masalah serius pada bayi.

Padahal, tali pusat berdarah dalam jumlah sedikit sering kali merupakan bagian dari proses alami ketika tali pusat mulai mengering dan akan lepas. Namun, ada juga kondisi tertentu yang memerlukan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan, terutama jika perdarahan berlangsung terus-menerus atau disertai tanda infeksi.

Lalu, bagaimana cara membedakan kondisi yang masih normal dan yang perlu diwaspadai? Simak penjelasan berikut.


Apakah Tali Pusat Berdarah Itu Normal?

Ya, tali pusat berdarah sedikit dapat menjadi kondisi yang normal, terutama ketika tali pusat mulai mengering atau sesaat setelah terlepas.

Biasanya darah yang keluar hanya berupa beberapa tetes dan akan berhenti dengan sendirinya.

Menurut World Health Organization (WHO), tali pusat umumnya akan mengering dan lepas dalam waktu sekitar 1–2 minggu setelah lahir apabila dirawat dengan baik dan dijaga tetap bersih serta kering.

“The umbilical cord should be kept clean and dry until it falls off naturally.”
World Health Organization (WHO)

Karena itu, orang tua tidak perlu panik apabila hanya terlihat bercak darah kecil pada popok atau pakaian bayi.


Penyebab Tali Pusat Berdarah

Beberapa penyebab tali pusat berdarah antara lain:

1. Proses Pelepasan Tali Pusat

Ini merupakan penyebab yang paling sering.

Saat tali pusat mulai terlepas, pembuluh darah kecil di area pangkal tali pusat dapat mengeluarkan sedikit darah.

Biasanya perdarahan akan berhenti dalam waktu singkat.


2. Gesekan dengan Popok atau Pakaian

Popok yang menutupi tali pusat atau pakaian yang terlalu ketat dapat menyebabkan gesekan sehingga muncul sedikit perdarahan.

Karena itu, lipat bagian depan popok agar tali pusat tetap terbuka dan tidak tertekan.


3. Tali Pusat Tertarik Tidak Sengaja

Perdarahan juga dapat terjadi apabila tali pusat tersangkut pakaian, handuk, atau tidak sengaja tertarik saat mengganti popok.


4. Granuloma Umbilikalis

Setelah tali pusat lepas, sebagian bayi dapat mengalami granuloma umbilikalis, yaitu benjolan kecil berwarna merah muda yang tampak lembap dan mudah mengeluarkan sedikit cairan atau darah.

Granuloma biasanya memerlukan evaluasi oleh dokter atau tenaga kesehatan.


5. Infeksi Tali Pusat (Omfalitis)

Meskipun jarang, infeksi pada tali pusat merupakan kondisi serius yang memerlukan penanganan segera.


Cara Merawat Tali Pusat yang Berdarah

Apabila perdarahan hanya sedikit dan bayi tampak sehat, orang tua dapat melakukan perawatan berikut.

1. Jaga Tali Pusat Tetap Bersih dan Kering

Biarkan tali pusat terkena udara agar lebih cepat mengering.

Hindari menutupinya dengan kain atau perban kecuali atas anjuran tenaga kesehatan.


2. Jangan Mencabut Tali Pusat

Biarkan tali pusat lepas dengan sendirinya.

Mencabut tali pusat sebelum waktunya dapat menyebabkan perdarahan dan meningkatkan risiko infeksi.


3. Lipat Bagian Depan Popok

Pastikan popok tidak menutupi pangkal tali pusat agar tidak terjadi gesekan dan area tersebut tetap kering.


4. Bersihkan Tangan Sebelum Menyentuh Bayi

Selalu cuci tangan sebelum merawat tali pusat untuk membantu mencegah infeksi.


5. Hindari Mengoleskan Bahan Tradisional

Jangan mengoleskan bedak, minyak, kopi, ramuan herbal, alkohol, atau bahan lain pada tali pusat tanpa anjuran tenaga kesehatan.

WHO merekomendasikan perawatan tali pusat secara kering (dry cord care) pada bayi yang lahir di lingkungan dengan praktik persalinan yang bersih.


Kapan Tali Pusat Berdarah Harus Diwaspadai?

Segera bawa bayi ke dokter apabila:

  • Perdarahan tidak berhenti atau semakin banyak.
  • Darah terus keluar setiap hari.
  • Keluar nanah dari tali pusat.
  • Tercium bau tidak sedap.
  • Kulit di sekitar pusar tampak merah dan bengkak.
  • Bayi demam.
  • Bayi tampak lemas.
  • Bayi sulit menyusu.

Gejala-gejala tersebut dapat mengarah pada infeksi yang membutuhkan penanganan medis.


Berapa Lama Tali Pusat Lepas?

Sebagian besar tali pusat akan lepas dalam waktu 7–14 hari setelah lahir.

Pada beberapa bayi, tali pusat dapat lepas sedikit lebih cepat atau lebih lambat dan masih dianggap normal apabila tidak disertai tanda infeksi.

Setelah tali pusat lepas, area pusar biasanya akan mengering dalam beberapa hari.


Apakah Bayi Tetap Boleh Dimandikan?

Ya, bayi tetap boleh dimandikan.

Namun, selama tali pusat belum lepas, banyak tenaga kesehatan menyarankan mandi dengan spons (sponge bath) agar area tali pusat tidak terlalu lama dalam keadaan basah.

Jika tali pusat terkena air, segera keringkan dengan kain atau handuk bersih yang lembut.


Peran Home Newborn Care dalam Perawatan Tali Pusat

Bagi orang tua baru, merawat tali pusat sering menjadi salah satu hal yang membuat khawatir.

Di Perina Mom and Baby Spa, layanan Home Newborn Care mencakup edukasi mengenai cara merawat tali pusat, teknik memandikan bayi, perawatan kulit, serta pendampingan bagi orang tua agar lebih percaya diri dalam merawat bayi baru lahir.

Layanan ini tidak menggantikan pemeriksaan dokter. Apabila ditemukan tanda infeksi atau kondisi yang memerlukan penanganan medis, orang tua akan dianjurkan untuk segera berkonsultasi ke fasilitas kesehatan.


Kesimpulan

Tali pusat berdarah dalam jumlah sedikit umumnya merupakan bagian dari proses alami saat tali pusat mengering atau akan lepas. Orang tua dapat membantu proses penyembuhan dengan menjaga tali pusat tetap bersih, kering, dan tidak menariknya sebelum lepas sendiri.

Namun, apabila perdarahan berlangsung terus-menerus, disertai nanah, bau tidak sedap, kemerahan, atau bayi tampak sakit, segera periksakan ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat.


Hubungi kami hari ini untuk reservasi dan berikan hadiah terbaik untuk kesehatan keluarga Anda!

Booking dengan mudah melalui website resmi Perina Mom and Baby Spa atau hubungi WhatsApp untuk konsultasi dan reservasi treatment si kecil.


FAQ Seputar Tali Pusat Berdarah

Apakah tali pusat berdarah sedikit itu normal?

Ya. Beberapa tetes darah saat tali pusat mulai lepas atau sesaat setelah lepas masih termasuk normal.

Bolehkah membersihkan tali pusat dengan alkohol?

Saat ini, WHO menganjurkan dry cord care pada bayi yang lahir di lingkungan bersih. Penggunaan antiseptik tertentu hanya dilakukan sesuai indikasi atau anjuran tenaga kesehatan.

Kapan tali pusat biasanya lepas?

Sebagian besar tali pusat lepas dalam waktu 7–14 hari setelah bayi lahir.

Kapan tali pusat berdarah harus dibawa ke dokter?

Segera ke dokter jika darah terus keluar, jumlahnya banyak, muncul nanah, bau tidak sedap, kulit sekitar pusar merah dan bengkak, atau bayi mengalami demam dan tampak lemas.


Referensi

  • World Health Organization. WHO Recommendations on Newborn Health: Umbilical Cord Care.
  • American Academy of Pediatrics. HealthyChildren.org – Umbilical Cord Care.
  • Centers for Disease Control and Prevention (CDC). Care of the Newborn.
  • Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI). Perawatan Bayi Baru Lahir.
  • Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA).