Anak GTM (Gerakan Tutup Mulut) adalah istilah yang sering digunakan orang tua ketika si kecil menolak makan. Mulai dari memalingkan wajah, menutup mulut rapat, hingga menangis saat waktu makan tiba, kondisi ini sering membuat orang tua merasa khawatir, terutama jika berlangsung selama beberapa hari.
Kabar baiknya, anak GTM tidak selalu menandakan adanya masalah kesehatan yang serius. Pada banyak kasus, GTM merupakan fase yang umum terjadi selama proses tumbuh kembang anak. Namun, orang tua tetap perlu mengetahui penyebabnya agar dapat memberikan penanganan yang tepat.
Saat anak GTM, yang paling dibutuhkan bukan paksaan, melainkan kesabaran. Suasana makan yang nyaman dan penuh dukungan sering kali menjadi langkah awal untuk mengembalikan nafsu makan si kecil.
Apa Itu Anak GTM?
GTM atau Gerakan Tutup Mulut adalah kondisi ketika anak menolak makan atau mengalami penurunan nafsu makan. Kondisi ini dapat terjadi sesekali maupun berlangsung selama beberapa hari, bahkan minggu.
GTM paling sering dialami oleh bayi yang sedang memulai MPASI maupun anak usia balita.
Penyebab Anak GTM
Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan anak menolak makan, di antaranya:
1. Sedang Tumbuh Gigi
Proses tumbuh gigi sering membuat gusi terasa tidak nyaman sehingga anak menjadi kurang berminat untuk makan.
2. Sedang Sakit
Pilek, batuk, demam, sariawan, atau infeksi tenggorokan dapat membuat anak kehilangan nafsu makan untuk sementara.
3. Sedang Mengalami Growth Spurt atau Perubahan Perkembangan
Pada fase tertentu, pola makan anak dapat berubah. Ada kalanya anak makan dengan lahap, kemudian beberapa hari berikutnya justru makan lebih sedikit.
4. Bosan dengan Menu yang Sama
Anak juga dapat merasa bosan apabila makanan yang diberikan kurang bervariasi dari segi rasa, warna, atau tekstur.
5. Terlalu Banyak Camilan atau Susu
Jika anak sudah kenyang karena camilan atau minum susu terlalu dekat dengan waktu makan, nafsu makan bisa menurun.
6. Sedang Ingin Mandiri
Pada usia tertentu, anak mulai ingin makan sendiri. Jika orang tua terlalu memaksa menyuapi, anak bisa menolak makan sebagai bentuk eksplorasi kemandiriannya.
Cara Mengatasi Anak GTM
1. Jangan Memaksa Anak Makan
Memaksa makan justru dapat membuat anak semakin menolak dan menciptakan pengalaman makan yang tidak menyenangkan.
2. Buat Suasana Makan Menyenangkan
Matikan televisi atau gawai saat makan, lalu ajak anak makan bersama keluarga agar waktu makan terasa lebih menyenangkan.
3. Sajikan Menu yang Bervariasi
Cobalah mengombinasikan berbagai warna, bentuk, dan tekstur makanan agar anak lebih tertarik untuk mencobanya.
4. Berikan Porsi Kecil Terlebih Dahulu
Porsi yang terlalu banyak dapat membuat anak merasa kewalahan. Mulailah dengan porsi kecil dan tambahkan jika anak masih ingin makan.
5. Atur Jadwal Makan
Berikan makanan utama dan camilan sesuai jadwal agar anak belajar mengenali rasa lapar dan kenyang.
6. Biarkan Anak Belajar Makan Sendiri
Walaupun makanan mungkin menjadi berantakan, memberikan kesempatan anak makan sendiri dapat meningkatkan minat makannya.
Kapan GTM Perlu Diwaspadai?
Segera konsultasikan ke dokter apabila GTM disertai dengan:
- Berat badan tidak naik atau justru turun.
- Anak tampak lemas.
- Tidak mau makan dan minum sama sekali.
- Demam tinggi.
- Muntah atau diare berkepanjangan.
- Sulit menelan.
- GTM berlangsung lama dan mengganggu pertumbuhan.
Dokter akan membantu mencari penyebab yang mendasari dan menentukan penanganan yang sesuai.
Apakah Pijat Bisa Membantu Anak GTM?
Pijat bukanlah terapi untuk menyembuhkan GTM. Namun, pada beberapa anak, pijat dapat membantu memberikan rasa rileks dan nyaman, terutama jika GTM berkaitan dengan kelelahan atau tubuh yang terasa kurang nyaman.
Selain itu, pijatan lembut pada area perut sesuai teknik yang benar dapat membantu memberikan kenyamanan pada anak yang mengalami kembung atau sembelit, yang terkadang turut memengaruhi nafsu makan.
Kids Massage di Perina Mom and Baby Spa
Di Perina Mom and Baby Spa, kami menyediakan layanan Kids Massage yang dilakukan oleh terapis berpengalaman dengan teknik yang lembut dan disesuaikan dengan usia anak.
Selain membantu memberikan relaksasi, layanan ini juga bertujuan menciptakan pengalaman yang menyenangkan bagi si kecil. Untuk anak yang mengalami GTM karena sedang sakit atau memiliki keluhan medis tertentu, kami tetap menyarankan orang tua berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu agar penyebabnya dapat diketahui.
Tips Menjaga Nafsu Makan Anak
Agar anak lebih semangat makan, orang tua dapat:
- Menjadi contoh dengan makan bersama.
- Menghindari memaksa atau mengancam saat makan.
- Mengajak anak ikut memilih atau menyiapkan makanan sesuai usianya.
- Memberikan pujian ketika anak mencoba makanan baru.
- Menjaga waktu tidur anak tetap cukup karena kurang tidur juga dapat memengaruhi nafsu makan.
Kesimpulan
Anak GTM merupakan kondisi yang cukup umum dan sering kali hanya bersifat sementara. Penyebabnya bisa beragam, mulai dari tumbuh gigi, sakit, bosan dengan makanan, hingga fase perkembangan.
Kunci utama mengatasi GTM adalah tetap tenang, tidak memaksa anak makan, serta menciptakan pengalaman makan yang menyenangkan. Jika GTM berlangsung lama atau disertai tanda bahaya, segera konsultasikan dengan dokter untuk mendapatkan penanganan yang tepat.
Hubungi kami hari ini untuk reservasi dan berikan hadiah terbaik untuk kesehatan keluarga Anda!
Booking dengan mudah melalui website resmi Perina Mom and Baby Spa atau hubungi WhatsApp untuk konsultasi dan reservasi treatment si kecil.
